KEUNGGULAN
FUN
Disebut FUN karena yang dilakukan hanyalah bersenang-senang. Tidak perlu terbebani dalam menghafalkan.
EFFECTIVE
Sangkin efektifnya, tanpa menghafalkanpun hasilnya adalah hafal.
DURABLE
Hasil hafalan dari metode hatam awet. Tidak mudah lupa. Kadang orang silau dengan kuantitas hafalan, padahal hafalannya tidak kuat.
EASY MAINTENANCE
Irama adalah perekat hafalan. Menghafalkan dengan irama kelihatannya akan kerja dua kali. Namun ketika hafal, susah dilupakan..
QUALIFIED
Panjang pendek dari hafalan terjaga. karena panjang dan pendeknya bacaan dikunci oleh irama.
KUNCI HAFALAN
Audio dipotong pendek-pendek dan diulang-ulang. Bagaikan guru tahfizh yang membacakan sedikit-sedikit dan terus mengulang-ulang sesuai keinginan pendengar tanpa lelah terus membacakan..
Ulang - Ulang
Metode HATAM telah di digitalisasikan melalui software (Aplikasi) dan hardware (Device HATAM) sehingga hafalan pun mudah karena tajwid dan irama tidak berubah-ubah sehingga memudahkan dalam menghafal.
Multimedia
Nada ada khas HATAM sangat mudah dijangkau & tidak panjang serta mengikat hafalan supaya tidak mudah lupa. Qorinya ialah orang berpengalaman, juga orang Indonesia, Ust. H. Abdul Latif., SE, MA
IRAMA
SUDAH DITERAPKAN
Sekolah / Lembaga Yang Sudah Menerapkan Metode HATAM


SUDAH DILIPUT
Media Yang Sudah Meliput Metode HATAM

Artikel Terbaru

Ki Hajar Dewantara: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Membangun Generasi Berakhlak
Ki Hajar Dewantara dan Mimpi tentang Pendidikan Setiap tanggal 2 Mei, Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional. Momen ini tidak hanya menjadi pengingat tentang pentingnya sekolah,

KH Ahmad Dahlan dan Mimpi Besar Membangun Generasi Berilmu
Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Perjuangan Membangun sebuah bangsa tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Terkadang, perubahan justru berawal dari ruang kelas sederhana, sebuah

Perjuangan Soekarno Sang Proklamator yang Menginspirasi Kemerdekaan Indonesia
Perjuangan Soekarno Sang Proklamator yang Menginspirasi Kemerdekaan Indonesia Kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari perjuangan para pahlawan yang rela mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan kebebasan demi terwujudnya

Buya Hamka: Ketika Pena Menjadi Jalan Dakwah
Dakwah Tidak Selalu Dilakukan di Mimbar Ketika mendengar kata dakwah , banyak orang langsung membayangkan seseorang yang sedang berceramah di masjid atau berbicara di hadapan




