UNTUK APA BELAJAR AL-QUR’AN?

Rasulullah Menentukan Pemimpin dari Jumlah Hafalannya

Suatu ketika Nabi Saw mengutus sekelompok orang, beliau mengecek kemampuan membaca dan hafalan al-Qur`an mereka. Setiap laki-laki ditanya berapa banyak hafalan al-Qur`an mereka. Kemudian yang paling muda ditanya Rasulullah Saw; “Berapa banyak al-Qur`an yang telah engkau hafal?” Ia menjawab, “Aku telah hafal surah ini dan surah itu, serta surah al-Baqarah.” Rasulullah Saw. kembali bertanya, “Apakah engkau hafal surah al-Baqarah?” Ia menjawab, “Betul.” Rasulullah Saw. bersabda, “Berangkatlah, dan engkau menjadi ketua rombongan. Salah seorang dari mereka berkata, “Demi Allah, aku tidak mempelajari dan menghafal surah al-Baqarah semata-mata karena aku takut tidak dapat mengamalkan isinya.” Mendengar komentar itu, Nabi Saw. bersabda, “Pelajarilah al-Qur`an dan bacalah, sesungguhnya perumpamaan orang yang mempelajari al-Qur`an dan membacanya seperti tempat air yang terbuka penuh dengan minyak misik, harumnya menyebar ke mana-mana. Dan siapa yang mempelajarinya kemudian ia tidur dan di dalam hatinya terdapat hafalan al-Qur`an adalah seperti tempat air yang tertutup dan berisi minyak misik,” (HR. Tirmizi).

 

Mahkota Untuk Setiap Penghafal Al-Qur’an

Para penghafal al-Qur`an akan mendapatkan kehormatan pada Hari Kiamat kelak, yaitu dipakaikan mahkota dan jubah karamah. Ini menjadi gambaran betapa terhormatnya para penghafal al-Qur`an di hadapan Rabb-nya. Bahkan, al-Qur`an sendiri yang meminta agar para penghafal itu diberi kehormatan oleh Allah Swt.

Sebagaimana disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah ra. Rasulullah Saw. Bersabda, “Penghafal al-Qur`an akan datang pada Hari Kiamat, kemudian al-Qur`an akan berkata, ‘Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia,’ kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan), al-Qur`an kembali meminta, ‘Wahai Tuhanku tambahkanlah,’ maka orang itu dipakaikan jubah karamah. Kemudian al-Qur`an memohon lagi, ‘Wahai Tuhanku ridhailah dia,’ maka Allah meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu, ‘Bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga), dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan,” (HR Tirmizi).

DOWNLOAD APLIKASI HATAM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »
WhatsApp chat