UNTUK APA BELAJAR AL-QUR’AN?

Cemburu yang Sangat Dianjurkan

Cemburu dalam hal ini dalam pengertian positif. Kita menginginkan kenikmatan yang sama sebagaimana yang diperoleh para penghafal dan pengamal al-Qur`an. Bagaimana caranya? Yaitu dengan saling membantu, membimbing, nasehat-menasehati, sehingga sama-sama menjadi penghafal dan pengamal al-Qur`an yang baik.

Begitu banyak keutamaan bagi para penghafal al-Qur`an. Sejumlah riwayat menyebutkan di antaranya bahwa, Qalbu para penghafal al-Qur`an tidak akan kosong dari Kitabullah.

Qalbu adalah bagian dari tubuh manusia yang teramat penting dan inti. Ia sangat menentukan perilaku, akhlak, dan tindakan sang pemiliknya. Qalbu yang kotor akan meng-akibatkan perilaku manusia menjadi buruk, sebaliknya qalbu yang bersih membuat manusia berakhlak baik dan mulia. Qalbu yang dipenuhi dengan dzikir kepada Allah akan akan senantiasa bersih, sehingga akhlak dan perilaku para pemiliknya senantiasa terjaga dan terhubung kepada Allah dengan baik. Ayat-ayat al-Qur`an merupakan bagian dari dzikir kepada Allah.

 

Seperti Rumah Kumuh yang Akan Runtuh

Qalbu yang kosong dari dzikir, termasuk dzikir dengan ayat-ayat Allah akan mudah keruh sehingga bisa membawa dampak pada buruknya akhlak dan perbuatan pemiliknya.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas (secara marfu’) dinyatakan, “Orang yang tidak mempunyai hafalan al-Qur`an sedikitpun adalah seperti rumah kumuh yang akan runtuh,”(HR Tirmizi).

Para penghafal al-Qur`anjuga memperoleh penghormatan dari Rasulullah Saw. Para penghafal al-Qur`an merupakan orang-orang istimewa, kedudukannya terhormat di kalangan manusia lain. Bahkan, di dunia Rasulullah Saw memberi penghormatan khusus terhadap mereka.

DOWNLOAD APLIKASI HATAM

Follow me on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »